• MI MUHAMMADIYAH 25 SURABAYA
  • Madrasah Hebat Beradab

Musyran III IPM-J MIM 25 Uji Gagasan 11 Calon Formatur

SURABAYA — Sebelas kader IPM-J MI Muhammadiyah 25 Surabaya mengikuti Musyawarah Ranting (Musyran) ke-III dalam rangka Pemilihan Formatur dan Pemaparan Visi-Misi IPM-J Periode 2026–2027, Jumat (2/10/2026).

Musyran diikuti kader IPM-J kelas V dan VI, kakak alumni IPM-J , wali murid dari seluruh calon formatur, serta pimpinan madrasah. Forum ini menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan IPM-J yang telah berjalan di MI Muhammadiyah 25 Surabaya.
Musyran merupakan forum permusyawaratan yang menjadi ruang bagi kader untuk belajar berdemokrasi, menyampaikan gagasan, memilih dan menyiapkan calon pemimpin organisasi. Di dalamnya, para kader tidak hanya belajar tentang pemilihan, tetapi juga tentang keberanian, tanggung jawab, musyawarah, dan kesiapan menerima amanah.

Sebelas calon formatur yang tampil adalah Hisyam Jamil Athallah, M. Verrel Athallah, Ramadhan Sabiq, Arya Putra Nugraha, Ahmad Alfachri Rahman, M. Zafran Al Farezi, Kayla Asyfa Wicaksono, Kaneohe Qotrunnada, Ibrahim Ainun Mahya, Azzahrah Nur Fadilah, dan Balqis Alfairus.

Bukan Sekadar Pemilihan

Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ferry Rismawan, M.Pd.I, memberikan dukungan kepada seluruh calon formatur.

“Hari ini adalah hari yang cukup bersejarah. Jumat pertama di bulan Oktober 2026, kita melaksanakan pemilihan calon ketua IPM-J periode 2026–2027. Semoga terpilih yang terbaik. Semuanya juga sudah terbaik karena sudah berani mencalonkan diri,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Aksar Wiyono, M.Pd.I, mengingatkan kembali perjalanan IPM-J yang dirintis di MIM 25 sejak 2019. Ia menyampaikan rasa syukur karena organisasi tersebut masih konsisten hingga saat ini.
Kebanggaan itu semakin lengkap setelah IPM-J MIM 25 memperoleh sertifikat IPM Kids Inspiratif Surabaya dalam Musyawarah Daerah XXIV IPM Kota Surabaya.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi kader berikutnya untuk melanjutkan perjuangan organisasi sekaligus menghadirkan inovasi sesuai tantangan zaman.

Sebelas Kader, Sebelas Gagasan

Sesi pemaparan visi dan misi menjadi salah satu bagian yang paling mendapat perhatian. Satu per satu calon formatur menyampaikan gagasan di hadapan peserta, pimpinan madrasah, pembina, dan wali murid.

Setelah pemaparan, tim penguji memberikan sejumlah pertanyaan kepada para kandidat. Momen tersebut menjadi ujian tersendiri bagi keberanian dan kesiapan mental mereka.

Para calon tidak hanya dituntut mampu menyampaikan visi, tetapi juga harus mampu memahami gagasannya, mendengarkan pertanyaan, kemudian memberikan jawaban dengan tenang.

Salah satu calon formatur, M. Zafran Al Farezi, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari proses tersebut.

“Bagi saya, pemaparan visi dan misi ini menjadi pengalaman untuk belajar lebih berani menyampaikan gagasan dan mempertanggungjawabkannya. Ketika mendapat pertanyaan dari tim penguji, saya belajar untuk tetap tenang, mendengarkan dengan baik, lalu memberikan jawaban sesuai dengan apa yang saya pahami,” ujar Zafran.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran bahwa menjadi pengurus IPM-J bukan sekadar mendapatkan posisi, melainkan kesiapan untuk menjalankan amanah dan bekerja bersama.

“Seperti Debat Cagub Bahkan Capres”

Keseriusan para calon saat menyampaikan visi-misi dan menjawab pertanyaan ternyata juga mendapat perhatian dari wali murid.

Orang tua Ibrahim Ainun Mahya menggambarkan suasana tersebut dengan penuh apresiasi.

“Luar biasa, seperti debat cagub bahkan capres, dengan penuh senyum dan rasa syukur,” ungkapnya.

Komentar tersebut menggambarkan suasana Musyran yang serius tetapi tetap hangat. Para calon berhadapan dengan pertanyaan dan gagasan masing-masing, namun prosesnya berlangsung dalam suasana penuh dukungan dari orang tua dan madrasah.
Bagi para wali murid, keberanian anak-anak tampil di hadapan forum menjadi pengalaman yang patut diapresiasi. Mereka tidak hanya melihat anaknya sedang mengikuti pemilihan, tetapi juga menyaksikan proses belajar menjadi pemimpin.

Mental dan Karakter Menjadi Bekal Utama

Pembina IPM-J, Istianah, S.Th.I, menegaskan bahwa hal terpenting dalam Musyran adalah menyiapkan mental dan karakter para calon formatur.

“Hal terpenting dalam Musyran adalah menyiapkan mental dan karakter para formatur agar mereka mampu menggerakkan roda organisasi dengan lebih baik,” jelasnya.

Menurut Istianah, tantangan pelajar terus berubah. Karena itu, SOP dan pola kaderisasi IPM-J juga perlu terus di-upgrade agar sesuai dengan kebutuhan dan tantangan generasi pelajar.

Kader IPM-J ke depan dituntut tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, pengambilan keputusan, serta karakter yang kuat.

Musyran III menjadi ruang latihan untuk membangun kemampuan tersebut sejak dini.

Pada akhirnya, Musyran III IPM-J MIM 25 bukan sekadar tentang siapa yang akan mendapatkan amanah sebagai formatur periode 2026–2027. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang pendidikan kepemimpinan bagi sebelas kader untuk belajar menyampaikan gagasan, menghadapi pertanyaan, menerima tanggung jawab, dan menghargai proses musyawarah.

Regenerasi IPM-J MIM 25 pun terus berjalan. Dari forum inilah kader-kader baru dipersiapkan untuk melanjutkan perjalanan organisasi yang telah dirintis sejak 2019 dengan semangat siap, sigap, dan tanggap menghadapi tantangan pelajar di masa mendatang.

(Islakha)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Salat Istisqa Peringati Hari Santri 2026, Murid MI Muhammadiyah 25 Surabaya Tebarkan Doa dan Kepedulian

SURABAYA – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bagi MI Muhammadiyah 25 Surabaya untuk menanamkan nilai keimanan, rasa syukur, dan kepedulian sosial kepada murid.

22/10/2026 13:58 - Oleh Herda Dwi Ardiansyah - Dilihat 48 kali
Adeeva Shakila Assabiq Wakili MI Muhammadiyah 25 dalam Penyematan Tanda Jambore Hizbul Wathan

PRIGEN, PASURUAN – Momen membanggakan dirasakan MI Muhammadiyah 25 Surabaya dalam Jambore Hizbul Wathan tingkat Purwa SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya. Adeeva Shakila Assabiq m

21/10/2026 13:18 - Oleh Herda Dwi Ardiansyah - Dilihat 52 kali
KTS Kelas 1 MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Belajar Mandiri dan Gembira di Wondertown

SURABAYA – Kegiatan Tengah Semester (KTS) kelas 1 MI Muhammadiyah 25 Surabaya berlangsung penuh keceriaan di Wondertown Surabaya, Senin (19/10/2026). Mengusung tema “Aku Ana

20/10/2026 09:17 - Oleh Herda Dwi Ardiansyah - Dilihat 44 kali
Tak Ditarget Juara, Siswa Kelas 2 MI Muhammadiyah 25 Surabaya Justru Raih Silver Medal Nasional KSNR 8 di Bogor

SURABAYA - Kisah haru datang dari Gymnasium Sekolah Vokasi IPB (Institut Pertanian Bogor) Jawa Barat, 18 Oktober 2026. Di tengah ribuan peserta dari Sabang sampai Merauke, nama Chaska M

20/10/2026 08:59 - Oleh Herda Dwi Ardiansyah - Dilihat 57 kali
Sehari Bersalju, Sejuta Cerita: KTS Kelas 2 MI Muhammadiyah 25 Surabaya Penuh Keceriaan

SURABAYA – Tawa dan wajah penuh kegembiraan mewarnai Kegiatan Tengah Semester (KTS) Ganjil kelas 2 MI Muhammadiyah 25 Surabaya di Trans Snow World, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Won

16/10/2026 08:07 - Oleh Herda Dwi Ardiansyah - Dilihat 60 kali
KTS Kelas IV MIM 25 Surabaya, Kenali Ekosistem Mangrove secara Langsung

SURABAYA – MI Muhammadiyah 25 Surabaya mengajak semua murid kelas IV belajar mengenal ekosistem pesisir melalui kegiatan Tengah Semester (KTS) Ganjil di Ekowisata Mangrove Gunung

14/10/2026 13:52 - Oleh Herda Dwi Ardiansyah - Dilihat 99 kali
KTS Kelas 3 MIM 25 Surabaya, Petualangan Ceria dan Belajar Cinta Alam di Lontar Sewu

GRESIK — Suasana pedesaan yang rindang, deretan pohon lontar, dan beragam wahana permainan menjadi bagian dari pengalaman belajar murid kelas 3 MI Muhammadiyah 25 Kenjeran, Suraba

14/10/2026 08:02 - Oleh Herda Dwi Ardiansyah - Dilihat 105 kali
TK ABA 55 Kenjeran Kunjungi MIM 25 Surabaya, Anak-Anak Antusias Belajar Bersama

SURABAYA – Antusiasme murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 55 Kenjeran terlihat sejak pagi saat mengikuti kegiatan School Visit ke MI Muhammadiyah 25 Surabaya (MIM 25), Sabtu (

11/10/2026 03:43 - Oleh Herda Dwi Ardiansyah - Dilihat 75 kali
Jurnalis Cilik MIM 25 Liput Dua Agenda Besar PCM Kenjeran

SURABAYA — Ahad (27/9/2026) menjadi hari istimewa bagi Adeeva Shakila Assabiq, jurnalis cilik MI Muhammadiyah 25 Surabaya. Selama kurang lebih tujuh jam, pukul 08.00 hingga 15.00

29/09/2026 07:56 - Oleh Herda Dwi Ardiansyah - Dilihat 51 kali
Murid MIM 25 Baca Al-Qur’an di Hadapan Mendikdasmen

SURABAYA — Suasana peresmian gedung baru SMP M15 dan Sport Center PCM Kenjeran terasa semakin khidmat ketika Almaqhvira Keysha Putri, murid MI Muhammadiyah 25 Surabaya, melantunka

29/09/2026 07:43 - Oleh Herda Dwi Ardiansyah - Dilihat 53 kali