Bekal Keterampilan Hidup Sejak Bangku Madrasah, Siswa 5C MI Muhammadiyah 25 Pelajari Basic Life Support
mim25sby.sch.id - Pendidikan di madrasah bukan hanya tentang angka dan nilai, tetapi juga tentang membekali anak dengan keterampilan hidup yang bermanfaat. Semangat inilah yang tampak dalam kegiatan Guest Teacher kelas 5C MI Muhammadiyah 25 Surabaya pada Kamis, 12 Februari 2026.
Menghadirkan Ruliana Oktavia, S.Kep., perawat RS PHC Surabaya sekaligus wali murid dari M. Tristan El Shah Rendra, siswa mendapatkan materi tentang Basic Life Support (BLS) Kids atau Bantuan Hidup Dasar. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung interaktif dan penuh antusias.
Dalam pemaparannya, Ruliana menjelaskan bahwa Basic Life Support merupakan pertolongan pertama yang dilakukan saat seseorang mengalami kondisi darurat seperti henti jantung, henti napas, tersedak, atau tidak sadar. Tujuan utama BLS adalah menjaga pernapasan dan sirkulasi darah tetap berjalan hingga bantuan medis datang.
Anak-anak dikenalkan pada langkah-langkah dasar BLS, mulai dari mengecek respons dan memastikan keamanan sekitar, memanggil bantuan darurat 112, mengecek napas, hingga melakukan CPR atau Resusitasi Jantung Paru (RJP) berupa kompresi dada. Mereka juga diperkenalkan dengan fungsi AED (Automated External Defibrillator) sebagai alat bantu kejut jantung jika tersedia.
Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa sederhana dan disertai simulasi ringan sehingga mudah dipahami siswa. Suasana kelas pun terasa hidup. Para siswa tampak berani bertanya dan mencoba praktik dengan penuh rasa ingin tahu.
Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar madrasah dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli dan sigap menghadapi situasi darurat.
“Pengetahuan ini menjadi bekal penting bagi anak-anak. Mereka belajar untuk tidak panik, tahu harus meminta bantuan, dan memahami langkah dasar pertolongan dengan benar. Inilah pendidikan yang menyentuh aspek kemanusiaan,” ungkapnya.
Ustadzah marlik wali kelas 5C mengungkapkan ribuan terima kasih dan turut mengapresiasi kolaborasi bersama yang memiliki kompetensi profesional. Menurutnya, kegiatan ini memberi pengalaman belajar nyata yang membekas dalam ingatan peserta didik.
Salah satu peserta didik, Ananda Adzra Daulenda, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan tersebut. “Sekarang saya tahu kalau ada orang pingsan harus cek dulu dan segera memanggil bantuan 112. Saya jadi tidak terlalu takut karena sudah belajar caranya,” tuturnya percaya diri.
Melalui kegiatan Guest Teacher ini, MI Muhammadiyah 25 Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang utuh—menguatkan ilmu, menanamkan kepedulian, dan melatih kesiapsiagaan sejak bangku madrasah. Sebab dari ruang kelas sederhana, lahir generasi yang siap memberi manfaat bagi sesama. (Islakha)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Salat Istisqa Peringati Hari Santri 2026, Murid MI Muhammadiyah 25 Surabaya Tebarkan Doa dan Kepedulian
SURABAYA – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bagi MI Muhammadiyah 25 Surabaya untuk menanamkan nilai keimanan, rasa syukur, dan kepedulian sosial kepada murid.
Adeeva Shakila Assabiq Wakili MI Muhammadiyah 25 dalam Penyematan Tanda Jambore Hizbul Wathan
PRIGEN, PASURUAN – Momen membanggakan dirasakan MI Muhammadiyah 25 Surabaya dalam Jambore Hizbul Wathan tingkat Purwa SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya. Adeeva Shakila Assabiq m
KTS Kelas 1 MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Belajar Mandiri dan Gembira di Wondertown
SURABAYA – Kegiatan Tengah Semester (KTS) kelas 1 MI Muhammadiyah 25 Surabaya berlangsung penuh keceriaan di Wondertown Surabaya, Senin (19/10/2026). Mengusung tema “Aku Ana
Tak Ditarget Juara, Siswa Kelas 2 MI Muhammadiyah 25 Surabaya Justru Raih Silver Medal Nasional KSNR 8 di Bogor
SURABAYA - Kisah haru datang dari Gymnasium Sekolah Vokasi IPB (Institut Pertanian Bogor) Jawa Barat, 18 Oktober 2026. Di tengah ribuan peserta dari Sabang sampai Merauke, nama Chaska M
Sehari Bersalju, Sejuta Cerita: KTS Kelas 2 MI Muhammadiyah 25 Surabaya Penuh Keceriaan
SURABAYA – Tawa dan wajah penuh kegembiraan mewarnai Kegiatan Tengah Semester (KTS) Ganjil kelas 2 MI Muhammadiyah 25 Surabaya di Trans Snow World, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Won
KTS Kelas IV MIM 25 Surabaya, Kenali Ekosistem Mangrove secara Langsung
SURABAYA – MI Muhammadiyah 25 Surabaya mengajak semua murid kelas IV belajar mengenal ekosistem pesisir melalui kegiatan Tengah Semester (KTS) Ganjil di Ekowisata Mangrove Gunung
KTS Kelas 3 MIM 25 Surabaya, Petualangan Ceria dan Belajar Cinta Alam di Lontar Sewu
GRESIK — Suasana pedesaan yang rindang, deretan pohon lontar, dan beragam wahana permainan menjadi bagian dari pengalaman belajar murid kelas 3 MI Muhammadiyah 25 Kenjeran, Suraba
TK ABA 55 Kenjeran Kunjungi MIM 25 Surabaya, Anak-Anak Antusias Belajar Bersama
SURABAYA – Antusiasme murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 55 Kenjeran terlihat sejak pagi saat mengikuti kegiatan School Visit ke MI Muhammadiyah 25 Surabaya (MIM 25), Sabtu (
Musyran III IPM-J MIM 25 Uji Gagasan 11 Calon Formatur
SURABAYA — Sebelas kader IPM-J MI Muhammadiyah 25 Surabaya mengikuti Musyawarah Ranting (Musyran) ke-III dalam rangka Pemilihan Formatur dan Pemaparan Visi-Misi IPM-J Periode 2026
Jurnalis Cilik MIM 25 Liput Dua Agenda Besar PCM Kenjeran
SURABAYA — Ahad (27/9/2026) menjadi hari istimewa bagi Adeeva Shakila Assabiq, jurnalis cilik MI Muhammadiyah 25 Surabaya. Selama kurang lebih tujuh jam, pukul 08.00 hingga 15.00
